PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE MELALUI MEDIA SOSIAL

Authors

  • Hendra Apriyanto Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Rahmat Alpian Agustino Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Ade Saskia Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Wiwinda Suciyurni Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Nurul Aprilia Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia

Keywords:

Demam Berdarah Dengue, Media Sosial, Promosi Kesehatan, Pencegahan DBD

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DBD menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian penyakit tersebut. Seiring perkembangan teknologi informasi, media sosial mulai dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan yang dinilai efektif menjangkau masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku, serta laporan resmi lembaga kesehatan yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif untuk mengidentifikasi temuan, pola, dan kecenderungan hasil penelitian terkait pemanfaatan media sosial dalam promosi kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial berperan positif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, serta langkah-langkah pencegahan DBD. Selain itu, media sosial juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku pencegahan, meskipun dalam beberapa studi masih ditemukan ketidaksesuaian antara tingkat pengetahuan dan perubahan perilaku. Dengan demikian, media sosial dapat dijadikan sebagai sarana strategis dalam mendukung program promosi kesehatan dan pencegahan DBD, terutama apabila dilakukan secara berkelanjutan dan disertai dengan konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami.

References

Effendi, S. U., Shaluhiyah, Z., & Widagdo, L. (2018). Persepsi masyarakat tentang isi media promosi kesehatan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bengkulu. Higiene: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 4(2), 99–108.

Lwin, M. O., Vijaykumar, S., Lim, G., Fernando, O. N. N., Jiang, Y., & Lim, J. (2016). Social media–based civic engagement solutions for dengue prevention in Sri Lanka. Health Promotion International, 31(1), 1–13.

Martiningsih, I., Trisnowati, H., & Sulistyawati, S. (2025). Strategi promosi kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue: Studi kualitatif di Kota Yogyakarta. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 6567–6575.

Nugroho, A., & Pratama, D. (2020). Efektivitas promosi kesehatan dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD): Studi literatur. Health Tadulako Journal, 6(1), 45–54.

Putri, R. A., & Sari, M. (2021). Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(2), 85–92.

Published

2026-06-09

How to Cite

Apriyanto, H., Agustino, R. A., Saskia, A., Suciyurni, W., & Aprilia, N. (2026). PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE MELALUI MEDIA SOSIAL. SEPAKAT Sesi Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1). Retrieved from https://ejournal.aissrd.org/index.php/sepakat/article/view/606