PROGRAM EDUKASI MELALUI MEDIA SOSIAL DAN AKSI BERSIH LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI WILAYAH DESA TANJUNG PINANG II

Authors

  • Syahriarti Fakhriah Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Oktariani Purwasi Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Nabila Okta Widiyanti Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Muhammad Nasrudin Universitas Muhammdiyah Palembang, Pelembang, Indonesia
  • Arya Rahmat Hidayatullo Universitas Muhammdiyah Palembang, Pelembang, Indonesia

Keywords:

Demam Berdarah Denyue (DBD), Edukasi Kesehatan, Media Sosial, Kegiatan Bersih Lingkungan, Upaya Pencegahan, Masyarakat Desa

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Tanjung Pinang II. Tingginya angka kejadian DBD tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang mendukung berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif program edukasi yang dilakukan melalui media sosial dan dipadukan dengan kegiatan bersih lingkungan sebagai upaya pencegahan DBD di Desa Tanjung Pinang II. Metode yang diterapkan menggunakan pendekatan partisipatif, meliputi penyuluhan kesehatan berbasis media sosial, sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, serta kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan DBD, disertai dengan berkurangnya tempat penampungan air yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk. Oleh karena itu, program edukasi melalui media sosial yang didukung dengan aksi bersih lingkungan dapat menjadi strategi yang efektif dalam upaya pencegahan DBD di tingkat desa.

References

Fitriani, R., et al. (2024). Analisis perilaku pencegahan penyakit demam berdarah dengue pada masyarakat. Jurnal Multi Science Kesehatan, 16(2).

Ho, S. S., et al. (2025). Public health messaging about dengue on Facebook in Singapore during the COVID-19 pandemic: Content analysis. JMIR Public Health and Surveillance, 11.

Ma’arif, A., et al. (2024). Sosialisasi dan aksi pemberantasan sarang nyamuk sebagai upaya pencegahan demam berdarah dengue di Desa Karanganyar Banjarnegara. Jurnal Pengabdian Komunitas, 3(2).

Murwanto, B., et al. (2021). Faktor lingkungan sosial, lingkungan fisik, dan pengabdian program DBD terhadap kejadian demam berdarah dengue (DBD). Jurnal Kesehatan, 10(3).

Nuroini, F., et al. (2025). Sosialisasi pencegahan penularan demam berdarah dengue lingkungan kos RT01 RW25 Sendangmulyo Semarang. Jurnal Abdimas PHB, 8(1).

Sari, N., et al. (2022). Penyuluhan pemberantasan sarang nyamuk sebagai upaya pencegahan demam berdarah dengue. Jurnal Pengabdian Masyarakat STIKES Kesosi, 3(2).

Published

2026-06-09

How to Cite

Fakhriah, S., Purwasi, O., Widiyanti, N. O., Nasrudin, M., & Hidayatullo, A. R. (2026). PROGRAM EDUKASI MELALUI MEDIA SOSIAL DAN AKSI BERSIH LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI WILAYAH DESA TANJUNG PINANG II. SEPAKAT Sesi Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1). Retrieved from https://ejournal.aissrd.org/index.php/sepakat/article/view/604