SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH URINE SAPI MENJADI BIO URINE DI DESA TEGAL GONDO KECAMATAN PURBOLINGGO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.56371/sepakat.v5i2.577Keywords:
Biourine, Limbah urine sapi, Pupuk organik cair, Pengabdian kepada masyarakat, Pertanian ramah lingkunganAbstract
Salah satu desa yang terkenal dengan ternak sapinya yaitu Desa Tegal Gondo. Di Desa Tegal Gondo, Kecamatan Purbolinggo sebagian masyarakat memiliki peternakan kecil dengan hewan ternak 1-2 ekor dan terdapat peternak besar yang lebih dari 50 ekor sapi. Tujuan kegiatan ini memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Tegal Gondo tentang proses pembuatan biourine yang ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan praktik langsung pembuatan biourine, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Proses pembuatan biourine dilakukan melalui fermentasi urine sapi dengan penambahan empon-empon dan mikroorganisme efektif. Kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pelatihan, yang ditunjukkan dengan penambahan pengetahuan sebesar 17,07% dengan rerata nilai pretest 68 dan postetst 82.
References
Aisyah, S., Sunarlim, N., & Solfan, B. (2011). Pengaruh urine sapi terfermentasi dengan dosis dan interval pemberian yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Agroteknologi, 2(1), 1–5.
Anwar, M., Salam, R. H., & Hidayati, E. (2025). Optimalisasi Dosis Pupuk Biourine Sapi untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Pakcoy (Brassica rapa L.). Jurnal Agroteknologi (Agronu), 4(2), 229-241.
Badan Pusat Statistik. (2015). Kecamatan Purbolinggo dalam angka 2015. Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Timur.
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2023). Provinsi Lampung dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.
Handayani, S., Prasetyo, A., & Nurhadi, M. (2022). Community empowerment through training-based extension programs. Journal of Community Development, 7(2), 115–123.
Kartika, I. A., Sari, R. N., & Prasetyo, E. (2016). Kandungan senyawa eugenol dan aktivitas antibakteri minyak atsiri beberapa tanaman rempah. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 18(2), 89–96.
Masyitoh, D., Rahmawati, D., & Hadi, S. (2023). Pemanfaatan biourine sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan produksi bawang merah pada lahan kering. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 8(1), 33–41.
Matheus, R., & Djaelani, A. K. (2021). Pemanfaatan pupuk organik cair biourine yang diperkaya mikroba indigenous terhadap tanah dan hasil bawang merah di lahan kering. Jurnal Pertanian Terpadu, 9(2), 177–188.
Nurawaliyah, S. (2014). Uji aktivitas antibakteri senyawa eugenol terhadap bakteri
patogen. Jurnal Farmasi Indonesia, 7(1), 25–31.
Putri, R. A., Sari, D. P., & Kurniawan, T. (2022). Effectiveness of participatory training methods in community service programs. Journal of Community Engagement, 6(1), 45–53.
Putri, R. A., Sari, D. P., & Kurniawan, T. (2022). Practical-based training for improving community skills in livestock waste management. Journal of Community Engagement, 6(2), 101–109.
Putri, R. A., Sari, D. P., & Kurniawan, T. (2022). Quality improvement of liquid organic fertilizer derived from livestock waste. Journal of Sustainable Agriculture, 14(1), 45–53.
Rahmawati, D., & Hadi, S. (2020). Participatory learning approach in community training activities. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 201–209.
Ramírez-Sandoval, M., Pinochet, D., Rivero, M. J., & Cardenas, L. M. (2023). Effect of cow urine nitrogen rates and moisture conditions on nitrogen mineralization in Andisol from southern Chile. Agronomy, 13(10),1-18.
Rosniawaty, S., Yuniarti, A., & Hidayat, Y. (2015). Pengaruh pemberian biourine terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura. Jurnal Agrikultura, 26(2), 65–72.
Susilowati, E., Hartono, B., & Nugroho, A. (2021). Evaluation of extension methods in community empowerment programs. Journal of Extension and Development, 9(2), 89–98.
Susilowati, E., Hartono, B., & Nugroho, A. (2021). Environmental impacts of unmanaged livestock waste in rural areas. Journal of Environmental Management, 9(2), 89–98.
Susilowati, E., Hartono, B., & Nugroho, A. (2021). Effectiveness of extension methods in improving farmers’ environmental awareness. Journal of Agricultural Extension, 9(2), 89–98.
Suryani, L., Widodo, S., & Ananda, R. (2023). Impact of community service programs on improving community skills. International Journal of Community Service, 4(1), 22–30.
Suryani, L., Widodo, S., & Ananda, R. (2023). Effectiveness of demonstration plots in increasing farmers’ adoption of organic fertilizer. International Journal of Community Service, 4(1), 22–30.
Suryani, L., Widodo, S., & Ananda, R. (2023). Integrated community service models for sustainable rural development. International Journal of Community Service, 4(1), 22–30.
Tandi, O. G., Paulus, J. M., & Pinaria, A. (2015). Pemanfaatan empon-empon sebagai bahan penetral bau pada pupuk organik cair berbasis urine ternak. Jurnal Ilmu Pertanian, 20(3), 145–152.
Wibowo, A., & Lestari, N. (2021). Pretest–posttest evaluation in community training programs. Journal of Social Service and Education, 8(1), 67–75.
Wibowo, A., & Lestari, N. (2021). Sustainability of community service programs through group-based approaches. Journal of Social Development, 8(1), 67–75.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suci Hardina Rahmawati, Desy Sasri Untari, Muhamad Khoirudin, Tri Adi Wibowo, Titin Liana Febriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




